Jumat, 15 Mei 2015

HATI DAN PEMIKIK HATI

Hati dan pemilik hati

Pikiran tentang hari itu selalu merajai
Dia selalu ada
Bayangan di kala fajar dan senja pun terkalahkan
Dia selalu ada

Kedekatan terasa semakin menjauh
Rasanya takkan terpisah
Perputaran waktu terkalahkan olehnya
Dan akhirnya mungkin bosan

Setika semuanya berubah
Waktu menggilir membalik kenyataan
Mungkin mereka marah
Hanya saja hati masih tak ingin

Hati itu memberontak
Berkata iya namun berat
Melaluinya secara terpaksa
Namun Allah menyukainya

Esok mulai tiba
Masih saja dalam lamunannya
Waktu itu makin berat
Namun Allah semakin menyukainya

Tak lagi ada kabar
Tak lagi ada cerita
Tak lagi ada tawa di tempat yang berbeda
Berubah... cukup air mata

Akankah Allah marah?
Malaikat cemburu?
Namun kenapa barus hati mengorbankan waktu?
Mengapa Allah menyukai itu?

Detik dimana seorang hamba lebih dekat dengan sesamanya
Kedekatan yang belum sewajarnya
Allah menegur, mengakhirinya
Lantas hati? Masih saja menjerit

Salahka dia?
Masih panjang waktunya kembali
Apa kabar dengan hati
Dia lebih dari patah

Berlalu pergi entah ada yang tersimpan
Masih teringat
Mencoba dekat
Dengan sang pemilik hati

Tidak ada komentar: