Senin, 20 Maret 2017

Butuh Sabar Berkali-Kali

Allah,  terima kasih untuk puluhan kesabaran yang harus hamba kokohkan.
Terkhusus pada kesabaran materi.
Sungguh hamba membutuhkan uang, kendaraan dan beberapa fasilitas.  Namun lebih dari itu hamba butuh ridhomu.

Mungkin seperti inilah rasanya menjadi seorang alumni tanpa penghasilan.  Seperti inilah pencari kerja tanpa kepastian.  Seperti inilah yang baru menjejaki dunia pekerjaan. Seperti inah seorang anak yang ingin keluar dari ketergantungan orang tua. Seperti inilah hidup,  sejatinya kita tak memiliki apa-apa. 

Jika engkau beri hamba nikmat,  hamba takut lupa padaMu.  Jika engkau uji,  hamba takut marah padaMu.  Allah,  lelah ini ada,  bahkan kian tumpah.  Tempat bergantung satu-satunya memang hanyalah dirimu.
Ahhh,  ketika hati menginginkan syurga memanglah tak mudah. 

Bekerja keras dan penuh kesabaran,  berpikir positif dan positif. 
Dimana kaki ini berjalan,  hamba berharap Engkau ridhoi.  Engkau kuatkan hatiku ya Rabb.  Tiada kenikmatan besar melebihi iman Islam.  Tiada Cinta yang lebih indah jikalau Engkau telah mencintai hambaMu ini. 

Dalam tetesan 1, 2 air mataku,  terdengar kumandan Adzan Dzuhur.  Dalam ruangan yang masih disini.  Hatiku penuh harap.  Berikan yang terbaik yang baik dihadapanmu,  bukan dihadapanku. 
Terima Kasih Allah.  😔😔😔

Tidak ada komentar: