Teringat ucapan musrifah kemarin"Bagaikan pisau yang tak pernah di asah. Sebagus apapun dia tetap saja kurang". Ya Allah mungkin ini yang tertepat untukku hari ini. Kurang ilmu, bingung mau mendakwahkan apa.
Terkadang hanya sebatas belajar, belajar ilmunya hanya tertinggal dikepala, tidak di refresh, tidak di bagi. Inikah galau? Semoga, bukankah ini lebih baik di bandingkan memikirkan kebahagiaan dunia yang tak seharusnya merajai hati?
Betul ayat ini. Ketika terbangun dari tidurmu lantas tak memikirkan umat, dia bukanlah umatku kata Rosul.
Jiwa ini tak boleh goyah. Iman ini tak boleh mengerut. Dia harus tetap kuat, kokoh, selalu mencari dan terus belajar berproses semakin baik. Hari ini, mengemban amanah selalu saja melanggar akod. Ya Allah, tak ingin menjadi salah satu ciri orang munafik itu. Apa bedanya diriku berjanji lantas tak menaati. Malau sama diri sendiri, nilai dosanya ++. Duhai diri jangan hanya niat tak ada usaha. Jiwamu memang lemah, tapi potensimu sama dengan yang lain. Jangan mengeluh, jangan.
Waktu tak pernah memperdulikanmu, dia terus berputar. Tak pernah menunggumu di tempat. Sehari saja begitu berarti. Otak takkan pernah penuh, ilmu tak ada habisnya. Kejar dia, jangan menunggu dia yang mengejarmu.
Esok, berjanji pada dirimu. Istiqomah untuknya. Ingatlah, maksiat bisa saja kau lakukan tanpa kau sadari. Sekecil apa pun itu, tetaplah berhati-hati. Sekecil apa pun itu, dialah akar munculnya yang besar. Jauhi dan jauhi.
Terkadang berpikir. Menulis panjang dan semakin panjang setiap hari mungkin orang berpikir ada modus di dalamnya. Namun lebih kepada positif thingking. Ingat musrifah lagi. Niatnya yang baik sajalah, jangan gendorkan niat sebelum mencoba.
Antara hobby dan mengingatkan diri, ini tujuan awalnya. Berharap di kemudian hari, jika ada kesalahan baik dari sifat dan perilaku. Selalu saja ada yang mengingatkan, selalu saja ada yang mengkritik. Sungguh aku menyukai mereka yang demikian. Setidaknya mereka memperhatikan. Lebih bahagianya, jalan lebih baik semakin terbuka dari banyaknya kritikan itu.
Akhir Mei
#sulitterlelapkurangilmuhariini #NFY #MUHASABAH #21:51.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar