Senin, 04 Mei 2015

Muhasbah

Muhasabah

Entah siapa yang salah. Namun mungkin lebih salah lagi jika merasa benar. Terima kasi sudah mengkritik, mengingatkan akan kesalahan. In syaa Allah ku ubah kekurangan demi kekurangan ini. Ya Allah, ingin menangis dan terus menangis atas lubangan dosa-dosa ini. Ya Allah. Maafkan hamba yang ujub, ampuni hamba, berikan kesempatan memperbaiki diri, berintrospeksi setiap saat. In syaa Allah. Ku mampu melaluinya. Ku kuat menghadapinya. Beribu cacian di depanku, beribu hinaan, banyak yang tak suka, banyak yang tak nyaman. Ya Allah tempat kanku ke tempat yang jauh lebih baik setelah ini. Ku arungi hidupku untuk lebih dekat kepadaMu. Pertemukan hamba dengan sahabat yang mampu membuatku berbagi cerita suka dukaku. Ku rindu perhatian, ku rindu bercerita pada  makhlukMu ya Rabbi. Ku tak ingin terus menerus bersepi seperti kemarin. Hanya bersama buku, tugas-tugasku. Ku rindu keadaan yang lebih baik ya Allah. Ku rindu mereka yang jujur padaku. Menceritakan keburukanku di depanku, bukan pada orang banyak.

Ku tak butuh banyak teman, ku tak butuh banyak yang mengenal. Ku hanya butuh sedikit dari mereka namun selalu baik di depan dan di belakangku. Ya Allah, rasanya ada tantangan baru yang akan ku hadapi di hari esok. Menjadi pengemban dakwah adalah amanah yang begitu mulia. Tak mudah, butuh perjuangan keras untuk menggapai kesuksesannya. Maafkan hamba ya Rabbi. Hanya berjalan saja kurang mengemban amanah ini dengan baik. Masih teramat kurang distribusi tenanga dan pemikiranku di dalamnya.

Ya Allah, ku tak meminta banyak, ku hanya ingin orang di luar sana ada yang bisa lebih baik dengan nasihat dariku..ucapanmu yang tertutur lewat lidahku. Hidup ini tak selamanya enjoy. Terkadang ada fase di mana kita harrus berpikir, menahan sakit, menerima setiap rasa tak suka dari berbagai orang. Maafkanlah hamba ya Allah. "4/05/2015"

Tidak ada komentar: