.
Kini aku tengah menanam pohon keikhlasan,
Menikmati manisnya buah kesabaran,
Setelah melewati banyaknya jurang kedukaan,
.
Meski memulainya tidaklah mudah,
Namun aku tetap mencoba,
Menjadikannya bukan sekedar tantangan,
Kuyakinkan hatiku, jika aku mampu
.
Diperjalanan...
Terkadang terbesit kejenuhan,
Kelelahan beriring kekecewaan,
Bahkan hampir saja aku menyerah,
Hingga, aku menganggap takkan sampai pada "keikhlasan"
.
Tentang keikhlasan...
Sekalipun aku selalu berucap "aku telah ikhlas",
Sering kali lidah ini mengulang kata itu,
Semakin terbukti ia belumlah dari hati,
.
Pada akhirnya...
Seiring kesabaran,
Kini, aku telah memahami banyak hal,
Dibalik duka dan luka yang dahulu menyempit di dadaku,
Perlahan ia terbuka sejalan dengan usahaku
.
Doa yang terselip dalam sujudku
Perlahan kulepas pengharapan selain padaNya
Mengajak hatiku, menyerahkan urusan duniaku hanya padaNya
.
Pada akhirnya...
Tiada lagi air mata dendam yang dahulu diam-diam kuselip
Tiada lagi amarah yang kadang bergemuruh akan masa lalu
Tiada lagi cemburu yang diam-diam tersimpan bersama duka
Tiada lagi cinta yang pernah singgah
.
Kini aku tengah bahagia...
Bahkan jauh lebih bahagia ketika dahulu bersamanya,
Tiada lagi hujan dimataku yang kadang menyiksa hariku,
Kini aku tengah bahagia...
Menikmati pelangi setelah hujan itu,
Aku telah memahami arti keikhlasan,
Ia tak hanya terucap, namun ia tertanam,
Bersama kedamaian hati seiring kesabaran
.
Kini aku berterima kasih padanya
Pada waktu dan duka,
Takkan ada ikhlas dan sabar tanpa kalian
#nfy #hujandanpelangi #tausiyahku #duniajilbab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar